Ratapan Sang Malam

Sekali lagi tentang pagi..
Sekali lagi tentang pagi…
Mengapa kau begitu menghegemoni wahai sang pagi…
Selalu saja dirimu yang diagung-agungkan…

Mengapa dia sang Terang selalu menyapamu lebih dulu wahai pagi…
Mengapa juga manusia selalu memuja-mujamu wahai pagi…
Bahkan ayam pun bahagia ketika kau hadir…

Sedangkan diriqu selalu dihujat-hujat oleh mereka…
Mereka menjauhiku dengan rasa takut…
Takut akan kegelapan yang menjadi rohku…
Bahkan seorang anak manusia pun takut ketika mendengar namaqu…

Malangnya nasibku…
Bahkan sang bulan pun enggan menyinariqu setiap hari…
Tak dapat aq mendapatkan cahayanya…
Seperti yang kau dapatkan dari matahari…
Oh malang nasibqu…
Malangnya nasibqu ketika ku ternyata mencintaimu…
Tapi terhalang oleh sombongnya waktu…

Bekasi,15-09-2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: